Plt Walikota Yusuf “Hasil Perhitungan BPS 2019 Laju Pertumbuhan di Kota Tasik Sebesar 0,12 %, Angka Ini Relatif Bagus dan Patut Dipertahankan.

Spread the love

Kota Tasik, jerat86.com – Plt Walikota Tasikmalaya meninjau acara pelaksanaan pelayanan KB MKIP Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP). Bertempat di Klinik Lanud Wiriadinata jalan Garuda Kota Tasikmalaya. Nampak hadir dalam acara tersebut Plt Wali Kota Tasikmalaya, Sekretaris Daerah, kepala BKKBN propinsi Jawa Barat, kepala Dinas PKBP3A, Danlanud serta tamu undangan lainnya. Kamis (17/06/21).

Kepala BKKBN Provinsi Jawa Barat Wahidin menjelaskan bahwa, terkait MOW dan MOP di Jawa Barat angka TSR masih 2,4, artinya rata rata wanita subur punya anak sampai 3 secara nasional sama. “Tapi kalau di bandingkan di Jawa Timur Jawa Tengah, Jawa Barat masih tertinggi,”. Untuk menurunkannya, BKKBN Jawa Barat punya 2 program utama yaitu untuk remajanya disebut dengan 21/25 keren, artinya usia remaja itu ditunda nikahnya. khusus yang sudah berkeluaraga kita menyebutnya kontrasepsi jangka panjang, tapi di Jawa Barat menyebutnya Jawara MKJP dan lebih mendorong kontrasepsi jangka panjang,” jelasnya.

Plt Walikota Tasikmalaya Drs H M Yusuf mengatakan bahwa, sesuai dengan program kerja DPPKBP3A Kota Tasikmalaya Tahun 2022 dalam rangka memperingati Hari keluarga Nasional, pada hari ini akan melaksanakan pelayanan KB Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP). Laju pertumbuhan kota Tasikmalaya tahun 2019, sesuai dengan hasil perhitungan BPS adalah sebesar 0,12%, angka ini dibawah rata-rata Provinsi dan sudah mencapai angka relatif bagus dan patut dipertahankan ucapnya.

Lanjut Yusuf maka dari itu untuk menekan pertumbuhan penduduk, salah satu upaya pemerintah melalui program keluarga berencana berbagai cara dan metode dalam program keluarga berencana diantaranya suntik, Pil, Kondom, IUD, Implan, MOW dan MOP tuturnya.

Sementara Kepala Dinas PKBP3A Kota Tasikmalaya Hj Nunung mengatakan bahwa, program ini juga untuk pencegahan stunting dan untuk mempertahankan laju penduduk kota Tasikmalaya agar terkendali pertumbuhan penduduknya.“Program KB juga bertujuan untuk pencegahan stunting karena dengan pengaturan kelahiran kalau di program KB salah satu upaya untuk pencegahan stunting,” tuturnya.

Masih dikatakan Hj Nunung Program KB ini juga bukan hanya tugas perempuan, karena pria pun bertanggung jawab terhadap peogram KB. “LPP kota Tasikmalaya 2019 sesuai dengan hasil penghitungan BPS di angka 0,12. Angka ini cukup bagus dan patut dipertahankan,” tandasnya. Jerat86 01

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*