Kepala BPBD Ucu Anwar “Berdasarkan SK Gubernur dan Intruksi Mentri dalam Negri 20 Kota/Kabupaten di Jabar Harus Laksanakan PPKM atau PSBB Proposional”.

Spread the love

Kota Tasik, jerat86.com – Ketika di wawancarai diruang kerjanya Kepala BPBD Kota Tasikmalaya Drs. H. Ucu Anwar M.Pd menjelaskan bahwa, berkaitan dengan SE no. 771 yang di sebarkan oleh tim gugus covid-19 kota Tasikmalaya, ini berazaskan/ berdasarkan SK Gubernur dan intruksi Mentri dalam negri. Jadi se-Jawa Barat 20 Kota/Kabupaten harus melaksanakan PPKM atau PSBB proposional, sehingga seluruh aktivitas apalagi sosial budaya termasuk khitanan, perkawinan hanya boleh akad saja tidak boleh memakai resepsi kalau pun mau resepsi “rechedule” ucapnya Jumat (15/01/21).

Lanjut Ucu Anwar dengan alasannya apa saja, saya kasihan keluarga dan penyelenggara kalau ada tim monitoring pasti dibubarkan itu kan memalukan bagi keluarga. Jadi tolong sekarang ikuti saja aturan yang ada paska tanggal 25 yo kita seting lagi makanya kita tidak bisa tawar-menawar dalam hal ini tuturnya.

Ia juga menambahkan kenaikan “temper beats” terus bertambah lalu tingkat mortalitas kematian sehari itu minimal tiga orang kita makamkan sehari, ada kita sampai 6 jenazah kita makamkan. Artinya ada kekhawatiran yang sangat kedaruratan ini dan harus mengabaikan aspek lain kecuali keselamatan manusia tandasnya. Jerat86 01

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*