Yusuf Servia “Menyampaikan Permohonan Maaf, Kepada Para Tokoh Masyarakat Kota Tasikmalaya juga Para Pengusung Budi Budiman Terkait Cuitan di Akun Facebook”.

Spread the love

Kota Tasik, jerat86.com – Pernyataan Yusuf Servia di media sosial dianggap telah menghina Walikota Budi Budiman. Hujatan dan hinaan yang ditujukan kepada Walikota Tasikmalaya oleh salah satu nitizen yang memiliki acount Yusuf Servia,  ternyata mendapat reaksi keras dari masyarakat Kota Tasikmalaya.

Pada Jumat (30/10/20) pagi,  bertempat di salah satu coffe & Resto Jl. IR.H.Juanda Kota Tasikmalaya,  dilakukan mediasi oleh beberapa elemen dan tokoh Ormas,  seperti PLT Ketua PPP Kota Tasikmalaya Zenzen Zaenaudin serta beberapa politisi dan pengurus PPP Kota Tasikmalaya seperti Asep Wahid,  Yanuar M Rifqi, H.Hilman, Asep Rijal Asyari,  Ketua SWAP H.Adang Isu Mulyana,  tokoh pemuda dan masyarakat H.Rana Nur Alamsyah,  H. Enjang Zaenal,  Indra Ahmad Mustofa dan Pimpinan Ponpes Assunah KH.Maman.

Yusuf Servia menyampaikan permohonan maaf, kepada para tokoh, Masyarakat Kota Tasikmalaya juga para pengusung Budi Budiman terkait, cuitan di akun facebook Yusuf Servia.

“Pernyataan sikap diatas kertas dan bermaterai”:

“Kami atas nama keluarga besar Yusuf Servia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya kepada keluarga Budi Budiman atas sikap kami dalam kehilapan juga kepada para pendukung,dan para tokoh masyarakat Kota Tasikmalaya. Menurutnya atas cuitan di facebook, itu dalam kehilapan dan itu akan menjadi catatan kami , hal itu kami tidak akan mengulangi lagi , dengan ini kami kepada masyarakat Kota Tasikmalaya atas penyesalan yang di perbuat oleh kami, dan saya berjanji tidak akan melakukan lagi” tegas Yusuf Servia”.

Masih dalam acara tersebut Asep Rijal selaku dari pihak Budi Budiman menyampaikan, “ini jadi perhatian bagi siapapun dan jangan terulang lagi , apa lagi dalam bahasa yang tidak pantas dengan untukdi sampaikan , apalagi di publik medsos jelas itu di baca seluruh dunia. “Kalau mau kritik , kritik lah yang pantas sesuai bahasa yang elegen, jangan ada bahasa yang tidak pantas , apalagi menyebut bahasa bintang (Anjing) hal itu sangat jorok, dengan menyampaikan itu di publik, “tegasnya.

Lanjut Asep, “kami berharap kejadian ini jangan terulang lagi, walupun posisi beliau saat ini dalam tahap pemeriksaan oleh pihak KPK, tetap beliau sebagai Walikota masih tetap menjabat tuturnya.

Yanuar menambahkan, “pertama kami merasa tercemar atas kejadian ini, dengan ada perkatan di akun facebook Yusuf Sevia, dan kami mohon maap atas nama kampung gunung singa, atau atas nama lembaga , karna kita tidak tau bahkan para ulama di kota Tasikmalaya merasa perihatin atas adanya sikap yang di sampai kan oleh Yusuf Servia yang melalui akun facebook nya ujarnya

Guruh yang mewakili Yusuf Servia menjelaskan bahwa, “kami secara pribadi dan keluarga Yusuf Servia memohon maaf atas kehilapan yang di sampaikan yang melalui akun facebook yang di tujukan kepada Budi Budiman, bahkan kami secara tertulis penyataan mohon maaf, “jelasnya.

Selain itu kami akan mengikuti apa yang di pinta oleh pihak keluarga besar Budi Budiman sebagai mana di sampaikan melalui media online juga akan melakukan menghadap kepada keluarga besar Budi Budiman dan itu kami akan tempuh “ucapnya.

Ia juga berharap tidak sampai ke proses hukum, dan itu jangan sampai terjadi diharapkan bisa selesai dengan kesepakatan dan kita akan mengikuti apa yang di sampaikan oleh pihak Budi Budiman, apalagi Yusuf Servia dalam tanda kutip , dalam peoses pengobatan tandasnya. Jerat86 01

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*