Wakil Walikota Tasikmalaya Hadiri Pelantikan Kepengurusan Himpunan Masyarakat Batak (HIMABATA).

Spread the love

Kota Tasik, jerat86.com – Wakil Walikota hadiri pelantikan kepengurusan Himabata. Nampak hadir wakil wali kota Tasikmalaya H M Yusuf, wakil ketua DPRD H Muslim dan tamu undangan lainnya. Acara tersebut berlangsung di gedung Veteran Kamis, (29/10/20).

Ketua umum Himpunan Masyarakat Batak (Himabata) M. Ricardo F. Marpaung menyebut kepengurusannya itu merupakan salah satu mediasi berdialog dan berkomunikasi dengan pemerintah kota. jika orang batak banyak kekurangan sebagai pendatang ke kota Tasikmalaya, sehingga pihaknya ingin berkontribusi aktif dan menjadi tujuan mendirikan Himabata demi kemajuan kota Tasikmalaya ucapnya..

Lanjut Ricardo “sejauh ini, orang batak punya prestasi tersendiri seperti putri batak Ayu Harianja mendapatkan juara se-Jawa Barat lomba nyanyi bahasa Sunda, bahkan putra batak prestasinya juga se-Jawa Barat lomba sain dan matematika,”. Untuk langkah awal kepengurusan ini, ia menerangkan, karena warga Batak juga bagian dari warga Tasikmalaya, sehingga sudah berkewajiban menjaga kebersihan Kota Tasikmalaya jelasnya.

Ia juga menambahkan “Kami punya program jangka pendek ketika pelantikkan ini selesai, kami akan melakukan minggu bersih, maka kami meyakini kalau kota ini bersih, maka rakyatnya pun akan bersih,” . walaupun dimasa pandemi ini, pihaknya akan melakukan strategi dan langkah langkah yang dibuat menghadapi pandemi Covid 19 ini yaitu engan menjaga 3M sesuai arahan pemerintah.
“Kami berpesan kepada tiap ketua bidang yang sudah dilantik untuk membuat program kerjanya selama 5 tahun kedepan, tentunya untuk kemajuan kota Tasikmalaya,” tuturnya.

Sementara Wakil Wali kota Tasikmalaya H M Yusuf sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Himabata. Sebab mereka adalah salah satu komponen masyarakat. Meski etnis dari luar jawa tapi mereka orang Tasikmalaya dan secara pribadi sangat bangga dengan kepengurusan yang terbentuk katanya.

Masih dikatakan Yusuf, masing masing etnis atau terhimpun di forum pembaruan bisa disinergikan semua pembangunan atas dorongan masyarakat dari berbagai kalangan.
“Ini bagian dari FPK, ada etnis Batak, Jawa, Sunda, Ambon, Papua, Nias atau di luar, itu bentuk organ Himabata yang bisa disinergikan. Saya berpesan supaya pengurus bisa menjalankan program yang menyentuh masyarakat,” tandasnya. Jerat86 01

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*