Proses Hukum Walikota Oleh KPK Mengundang Simpati Dari Para Ulama Kota Tasikmalaya.

Spread the love

Kota Tasik, jerat86.com – Ditahannya Walikota Tasikmalaya H Budi Budiman oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundang simpati dari berbagai kalangan masyarakat, tokoh masyarakat dan kalangan ulama di Kota Tasikmalaya.

Menanggapi hal tersebut salah satu ulama terkemuka sekaligus sebagai Sekjen MUI Kota Tasikmalaya dihubungi via Handphone KH Aminudin mengungkapkan bahwa, beliau (H Budi Budiman/red) merupakan seorang petarung, apapun yang terjadi merupakan suatu bagian ujian yang Alloh berikan.“Kami para Kyai sebagai warga masyarakat dan rakyat beliau (H Budi Budiman/red) mengucapkan Innalillahi wa inna ilaihi rajiun dan kami mendoakan Allahumma ajirni fi mushibati wa akhlif li khairan minha ‘ ucapnya.

Lanjut KH Aminudin, menurut pengakuan H Budi, kasus tersebut tidak terjadi kerugian negara atau tidak ada unsur kerugian Negara dan juga tidak ada unsur untuk memperkaya diri bahkan sebagian rizkinya dipakai untuk kemaslahatan umat di Kota Tasikmalaya. “Kami para kyai, MUI dan FPP serta BKPPRMI akan support beliau dengan tidak bermaksud ikut campur wilayah hukum”. Kalau kita lihat perjuangan H Budi Budiman dalam membangun Kota Tasikmalaya sangat di rasakan masyarakat Kota Tasikmalaya termasuk terobosan, inovasi dan program-program yang tertuang dalam APBD yang tidak dilakukan oleh pemimpin sebelumnya. “Program-program yang tertuang APBD baik itu DAK/DAU sangat phenomenal karena programnya belum pernah dilakukan sebelumnya“ tuturnya.

Ia juga menambahkan agar H Budi Budiman dan keluarganya diberi kesabaran dan ketabahan serta kepada warga masyarakat ini bukan aib tapi ini ujian dari Alloh. “saya secara pribadi pak Wali akan kuat menghadapinya dan kami siap melakukan sesuatu baik tertulis maupun verbal tentunya dengan dimusyawarahkan terlebih dahulu. “Dan Jangan sampai “halodo 2 tahun habis ku hujan satu hari” kebaikan yang besar habis dengan kesalahan yang kecil“ tambahnya.

Sementara di tempat terpisah ketua Forum Pondok Pesantren (FPP) Kota Tasikmalaya KH Nono mengatakan keprihatinan khususnya dari pimpinan pondok pesantren atas kehilangan bapak pembangunan Kota Tasikmalaya khususnya pembangunan TK, DTA, PAUD , DMI termasuk pondok pesantren ‘Banyak kebijakan-kebijakan yang mendukung terkait sarana untuk kemajuan khususnya keagamaan mulai dari TK, DTA, DMI PAUD termasuk pondok pesantren” ujarnya.

Lanjut KH Nono “Bahkan perhatian sampai ke TR/RW, jadi kami betul-betul sangat merasa kehilangan. Ia juga mengucapkan terima kasih atas kebaikanya yang sudah dilaksanakan dan semoga menjadi amal baik dan semoga diberikan ketabahan ketawakalan dan kesabaran bahkan semoga bisa diringankan atau dibebaskan. “Semoga kebaikan yang telah dilakukan menjadikan amal baik dan diberikan ketabahan ketawakalan dan kesabaran” tandasnya. Jerat86 01

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*