Ormas Pemuda Pancasila dan Ribuan Umat Muslim di Kota Tasikmalaya Demo Soal RUU – HIP.

Spread the love

Kota Tasik, jerat86.com – Ormas Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya dan Ribuan umat muslim Tasik yang tergabung dalam Aliansi Aktivis Dan Masyarakat Muslim Tasikmalaya (Almumtaz) berkumpul di Taman Kota Tasikmalaya serta berorasi menuntut dihentikan RUU HIP karena berpotensi membangkitkan kembali komunis di tanah air serta turun ke jalan menuntut Presiden Dan MPR RI agar menghentikan pembahasan RUU HIP, Jumat (26/06/20).

Kemudian mereka melakukan long march melalui jalan pusat Kota Tasikmalaya H.Z. Mustafa Kec.Cihideung, Jalan Yudanagara, dan Mitra Batik Kota Tasikmalaya.

Dewan Pembina Almumtaz, Ustadz Aminuddin Bustomi mengatakan bahwa, aksi ini merupakan bentuk kecaman keras umat islam di Tasikmalaya terhadap kinerja Pemerintah yang berani mengotak atik keutuhan Pancasila. Hari ini langkah konstitusi rakyat menuntut agar pembahasan RUU HIP ini segera dihentikan, dihapus dan buang jauh-jauh rencana pembahasannya, karena isi dari dasar-dasar Pancasila itu sudah sesuai ideologi bangsa indonesia dan sudah menjadi harga mati, tidak bisa lagi dirubah atau diotak atik lagi, ” ucapnya.

Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila(PP) Suryaman menyatakan dalam rangka dukungan moral atas aksi penolakan RUU yang mengganti Pancasila menjadi Ekasila.
“Lahirnya ormas Pemuda Pancasila tidak terlepas dari sejarah berdirinya bangsa maka kami sebagai ormas Pemuda Pancasila kami turun kejalan dengan 500 Anggota dari 10 Kecamatan dan anak ranting, rencana akan longmach mengelilingi Kota Tasikmalaya ke jalan Hz Mustopa dan kembali ke tugu adi pura ini,”tuturnya.

Lanjut Suryaman “Kami juga mengirimkan Komando inti mahatidana(Koti) tiga pleton untuk menjaga keamanan,”. “Harapan nya harga mati bagi ormas Pemuda Pancasila apapun itu yang mengutak ngatik sebagai empat pilar kebangsaan
dan kami juga berharap tidak ada pembakaran bendera parpol seperti di Jakarta,” tandasnya. Jerat86 01

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*